Kredit Pemilikan Rumah

Beli Rumah Dengan KPRBeli rumah dengan KPR atau Kredit Pemilikan Rumah merupakan salah satu alternatif untuk memiliki rumah untuk hunian tempat tinggal. Memiliki rumah sendiri, siapa yang tidak mau? Pasti semua orang yang ingin memiliki rumah sendiri. Tetapi harga rumah setiap tahun terus meningkat, karena faktor harga ini yang menyebabkan dalam membeli rumah banyak yang memilih dengan sistem mencicil dengan kredit pemilikan rumah. Akhir-akhir ini banyak bank, baik bank konvensional maupun bank syariah menawarkan fasilitas KPR ini dengan harga penawaran yang bervariasi.

Faktor Penting Kredit Pemilikan Rumah

Tetapi sebelum mengambil keputusan untuk membeli rumah dengan sistem KPR, perlu untuk diperhatikan beberapa hal penting dalam memahami produk kpr yang ditawarkan dari sebuah bank. Seperti yang dikutip dari buku “Sukses Beli Rumah” yang ditulis oleh Bob Sudiono, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut adalah beberapa faktor penting dalam memilih produk KPR :

  1. Pastikan bank apa yang menawarkan produk KPR tersebut. Pastikan apakah produk KPR menarik atau tidak. Sebagian besar bank di Jakarta menawarkan produk kpr ini seperti Bank Mandiri dengan Mandiri KPR, dan masih banyak bank lainnya yang juga menawarkan fasilitas kpr ini. Hal ini perlu dilakukan sebab tidak sedikit bank yang tergolong pelit memberikan untuk bunga KPR. Biasanya, yang membuat bank-bank bersikap lebih ketat adalah karena Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet bank tersebut tinggi.
  2. Pilihlah yang jangka waktunya panjang. Umumnya, bank memberikan tenor kredit maksimal 15 tahun. Terdapat pula yang memberikan kredit dengan lama tenor sampai dengan 20 tahun. Semakin panjang tenornya, semakin ringan cicilan setiap bulannya.
  3. Setiap bank memberikan promo KPR dengan bunga yang berbeda-beda. Pilihlah bank yang memberikan bunga kecil pada tahun pertama dan tahun kedua. Selanjutnya, bank akan memberlakukan bunga efektif sesuai suku bunga berjalan. Rata-rata tingkat bunga tersebut meningkat delapan sampai 9% per tahun pada masa promo, dan menjadi 13-15 persen per tahun mengikuti bunga mengembang.
  4. Kebanyakan bank menggunakan sistem KPR dengan bunga tetap ditahun pertama dan kedua. Artinya, selama waktu itu Anda akan membayar cicilan tetap selama masa promo dengan bunga relative kecil. Namun, setelah masa promosi lewat, maka sistem bunga KPR bank umum biasanya menjadi bunga mengambang atau floating mengikuti suku bunga pasar. Sehingga nilai suku bunganya menjadi besar.
  5. Hanya bank berbasis syariah yang menggunakan sistem bunga tetap hingga masa KPR berakhir. Bahkan, bila nasabah mempercepat pelunasan KPR, maka tidak ada penalti atas pelunasan tersebut.
  6. Terakhir, jangan turuti semua penawaran yang disampaikan marketing KPR seputar biaya yang mesti dikeluarkan. Semuanya bisa ditawar dan jangan malu untuk menawar.

Semoga artikel ini dapat membantu untuk Anda dalam beli rumah dengan KPR. apuy

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s