Persiapan Untuk Fotografer Pernikahan

Persiapan untuk fotografer pernikahan dalam bisnis bali wedding photography perlu selalu dilakukan dan harus menjadi perhatian sang fotografer pernikahan sebelum melakukan sesi foto pernikahan. Selain untuk menhasilkan kualitas foto pernikahan terbaik, untuk membuat reputasi bisnis bali wedding photography yang sedang dijalankan semakin baik dan dapat dikenal di masyarakat bali. Kenapa demikian ? Ini di karenakan di wilayah bali khususnya sekarang, persaingan dalam dunia fotografi ini sudah banyak berdiri berbagai bisnis bali wedding photography yang memiliki fotografer-fotografer dengan kualitas foto terbaik. Jadi dengan memberikan pelayanan terbaik adalah kunci kesuksesan bisnis bali wedding photography yang sedang dijalankan. Jaid, kunci memberikan pelayanan terbaik adalah dengan mempersiapkan semua hal mulai dari internal sampai dengan eksternal itu penting.

Bali Wedding Photography

Nah, untuk mendapatkan kesan terbaik dengan pelayan yang baik terhadap customer maka ada beberapa cara seperti mempersiapkan semua hal yang berkaitan dengan foto pernikahan. Oleh karena itu, berikut beberapa persiapan untuk fotografer pernikahan :

  1. Survei lokasi pernikahan. Untuk sang fotografer pernikahan, melakukan survey atau sekedar cek lokasi tempat pernikahan itu merupakan hal pertama yang harus dilakukan. Karena dengan melakukan survey tempat pernikahan, fotografer akan lebih memahami peralatan apa saja yang harus dipersiapkan untuk acara pernikahan nanti. Biasanya ini dilakukan sang fotografer 1 hari sebelum acara pesta pernikahan dilaksanakan.
  2. Berdiskusi dengan calon pengantin. Hal ini dilakukan sebelum acara penikahan digelar, biasanya jika ada sesi foto pre wedding nya diskusi ini dilakukan jauh-jauh hari antara 2-3 bulan sebelumnya. Dalam diskusi ini sang fotografer hanya menanyakan konsep foto baik foto pre wedding maupun foto wedding nya juga. Jadi membangun komunikasi dengan cara berdiskusi dan mengeluarkan pendapat adalah hal penting karena ini akan memudahkan Anda sebagai fotografer mengetahui apa yang menjadi keinginan pasangan tersebut.
  3. Selalu berkoordinasi dengan panitia acara pernikahan. Sudah umum pada pesta pernikahan, akan banyak tamu yang hadir untuk memberikan doa restu dan selamat kepada pengantin tanpa anda ketahui tamu mana yang ingin difoto. Usahakan selalu berkoordinasi dengan pihak panitia wedding agar dapat memudahkan mengambil foto dalam acara tersebut. Biasanya juga dari pihak keluarga dan panitia juga akan mempunyai list siapa saja yang akan melakukan foto dengan pengantin. Baiknya anda selalu siap di dekat pelaminan, karena biasanya sesi pemotretan ini akan dilakukan pada saat acara akan berakhir.
  4. Persiapkan peralatan foto wedding yang akan dibawa dengan teliti. Pastikan anda selalu mempersiapkan dan memeriksa selalu peralatan foto yang harus dibawa. Pastikan semua peralatan penting seperti baterai, flash, lensa, tripod, lighting, memori terbawa dan usahakan untuk untuk membawa cadangan jika ada peralatan yang habis.
  5. Membawa rekan fotografer wedding sebagai patner atau cadangan. Patner anda bisa di fungsikan untuk mengambil gambar di lokasi tempat makanan atau lokasi lainnya. Usahakan untuk mengambil gambar-gambar tersebut dengan teknik candid sehingga lebih terlihat natural dan alami. Untuk anda sendiri siap di posisi dekat pelaminan sehingga memudahkan untuk mengambil foto-foto keluarga nanti.
  6. Usahakan memakai 2 kamera. Akan lebih baik untuk menggunakan 2 kamera sebagai cadangan pada saat baterai salah satu kamera habis. Selain itu, untuk sebagai cadangan jika ada kendala pada kamera pada saat melakukan pemotretan. apuy

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s