Tips Foto Makro Dengan Kamera Saku

Camera.co.id Toko Kamera Murah Di Indonesia memang terkenal sebagai toko kamera yang menawarkan berbagai jenis dan merk kamera. Salah satunya kamera saku/digital dengan harga terjangkau dan produk yang berkualitas serta bergaransi resmi. Memang sekarang kamera saku menjadi favorit karena mudah untuk digunakan. Dan bisa juga belajar foto, seperti foto makro dengan kamera saku.

Kamera saku ternyata bisa loh dijadikan media untuk membuat foto makro dengan hasil yang tidak kalah dengan kamera SLR / DSLR. Foto makro sama seperti foto close up yang menampilkan objek dari jarak dekat. Mau tahu Tips Foto Makro Dengan Kamera Saku ? Yuk, kita simak beberapa tips nya :

  • Pakai Mode Makro

Mode Makro

Setiap kamera saku pasti akan ada mode makro yang sudah disediakan oleh para produsen kamera. Untuk belajar foto makro, maka gunakan dan maksimalkan mode makro ini untuk menghasilkan foto makro yang berkualitas. Biasanya mode makro pada kamera saku disimbolkan dengan ikon bunga pada pengaturan kamera Anda.

  • Pergunakan Tripod

Tripod

Kamera saku juga bisa dipergunakan tripod untuk mengambil foto makro. Tripod sangat membantu untuk membuat foto menjadi lebih tajam. Selain itu, tripod mengurangi goyangan kamera ketika mengambil foto dan membuat komposisi dan sudut pemotretan menjadi lebih baik.

  • Atur Aperture

Aperture

Menu Aperture terdapat pada mode makro di kamera saku Anda. Biasakan sebelum mengambil foto dengan mode makro, maka setting dulu aperture dengan mengubah besaran aperture atau f/x. Ada angka x besar dan kecil pada menu ini, angka x ini jika bidang fokus luas atau semua akan tampak fokus. Sebaliknya jika Anda pilih x kecil, maka bidang fokus yang akan didapat kecil sehingga diluar titik fokus akan tampak blur. Untuk para pemula, mulai dari angka yang aman dengan gunakan f/4 atau f/5.6 sebagai awal.

  • Fokus

Titik Fokus

Gunakang setting manual fokus, ini jika kamera memungkinkan. Sehingga Anda akan lebih leluasa dalam menentukan titik mana yang menjadi titik fokus. Biasanya untuk mode makro pada kamera saku, pengaturan fokus manual akan jauh lebih mudah dilakukan dibandingkan auto.

  • Komposisi

Komposisi

Untuk komposisi dalam foto makro juga perlu diperhatikan atau paling tidak Anda tahu mengenai teori rules of third. Selain itu pastikan background yang digunakan simpel, sehingga hasil foto nanti akan lebih terlihat bagus.

  • Lighting / Pencahayaan

Lighting

Masalah pencahayaan juga perlu menjadi pertimbangan ketika ingin mengambil foto makro. Banyak anggap menggunakan flash akan membuat foto makro lebih bagus, namun sebenarnya itu salah, karena hasilnya akan kurang bagus. Oleh karena ini manfaatkan cahaya matahari saja namun cahaya yang tidak langsung, seperti cahay dari jendela atau ketika cuaca mendung.

Memilih Kamera Sesuai Kebutuhan tentunya penting karena ini menyangkut harga dan keperluan Anda. Jika Anda membutuhkan kamera saku yang bisa mengambil foto makro, maka sebaiknya pilihlah kamera yang tepat. Selamat mencoba untuk foto makro! -apuy-

Advertisements

Pakai Power Bank, Cek Dulu Kemampuan Baterai

Banyak orang yang menggunakan power bank untuk membuat baterai gadget menjadi tahan lama. Namun pemakaian power bank telah menjadi sebuah kebutuhan ketika menggunakan gadget seperti smartphone atau tablet. Di tambah lagi sekarang banyak toko elektronik khusus toko online yang jual power bank murah dengan berbagai macam merk dan jenis. Tentu nya hal ini menambah keinginan seseorang untuk memiliki power bank sebagai baterai cadangan bagi gadget yang dimilikinya.

Kenapa Power Bank Jadi Solusi ?

Penggunaan power bank memang dibutuhkan ketika bepergian sebagai baterai cadangan. Selain itu penggunaan power bank ini juga disebabkan oleh banyaknya pengguna smartphone yang merasa baterainya bermasalah dan gampang habis padahal pemakaian nya tidak terlalu sering. Banyak alasan mengenai baterai smartphone yang bermasalah seperti kapasitas nya lemah, tidak stabil, sampai dengan pemakaian yang boros. Karena hal itu banyak orang yang terganggu aktifitas nya dan menggunakan power bank sebagai solusi nya.

Pakai Power Bank, Cek Dulu Kemampuan Baterai

Namun sebelum memutuskan untuk menggunakan power bank, ada baiknya untuk cek dan periksa terlebih dahulu kemampuan daya baterai gadget. Apalagi ketika membeli gadget baru, berikut beberapa ulasan mengenai baterai gadget khusus nya smartphone.

Jenis Baterai Yang Digunakan

Secara teknis, baterai yang digunakan setiap smartphone tentu nya berbeda dari jenis maupun spesifikasinya. Perlu diperhatikan adalah dari kualitas dari jenis baterai tersebut. Namun untuk jenis baterai yang umum dan biasa digunakan untuk smartphone adalah Lithium-ion (Li-Ion) seperti yang banyak digunakan untuk merk Samsung. Sedangkan untuk iPhone sendiri, jenis baterai yang digunakan adalah Lithium-ion Polymer (Li-Po).

Untuk baterai jenis Li-Ion ini lebih murah untuk diproduksi. Selain itu jenis baterai ini menggunakan teknologi self-discharge, di mana penggunaannya akan terasa hemat dan juga aman. Sedangkan untuk jenis baterai Li-Po lebih baik dari jenis-jenis baterai lainnya. Kenapa ? Karena bobotnya yang lebih ringan, tahan lama, dan juga tingkat penuaannya yang lebih lambat menjadikan baterai cocok untuk gadget tipis seperti iPhone.

Besarnya Kapasitas “mAh”

Kapasitas sebuah baterai secara teknis akan menentukan kualitas dari baterai tersebut. Tidak hanya kualitas saja, kapasitas juga akan menentukan kemampuan baterai tersebut dalam pemakaian nya. Maka ketika memutuskan untuk membeli gadget, pastikan untuk memperhatikan kapasitas baterai namun perhatikan juga dari segi kebutuhan Anda. Jika gadget Anda digunakan untuk multi tasking, maka pilihlah gadget yang mempunyai baterai dengan kapasitas “mAh” yang lebih besar.

Catatan Penting !

Memang semua alasan teknis di atas penting untuk diperhatikan, namun faktor utama adalah faktor pemakaian kunci nya. Penggunaan yang sembarang dan tidak sesuai, kerap menjadi pemicu masalah pada baterai.

Nah, sebelum pakai power bank, cek dulu kemampuan baterai gadget Anda !-apuy-

Baju Bayi Yang Wajib Ada

Baju Bayi memang sudah seharusnya disiapkan baik sebelum melahirkan sampai dengan masa tumbuh kembang bayi. Jenis baju bayi banyak pilihan nya, dan para bunda akan pasti tergoda untuk membelikan baju bayi yang lucu. Baju bayi juga mempunyai ukuran yang berbeda-beda tergantung umur bayi. Ada baju bayi new born, baju bayi 3 bulan, baju bayi 6 bulan, baju bayi 9 bulan, dan juga baju bayi 12 bulan.

Baju BayiBaju Bayi yang banyak jenis nya ini, pasti akan membuat bunda bingung. Namun sebaiknya sesuaikan umur dan pilih bahan yang nyaman untuk baju bayi yang sering digunakan sehari-hari. Bahan baju bayi juga harus lembut, dan tahan lama sehingga tahan dicuci berulang kali. Karena bayi terus mengalami masa pertumbuhan, maka ukuran baju bayi akan dengan cepat berubah. Nah, untuk mengantisipasi perubahan ukuran maka ada jenis baju bayi yang wajib ada di antaranya :

  • Baju Bayi Terusan

Baju bayi terusan ini kebanyakan berbentuk piyama. Di bulan-bulan pertama, bayi banyak menghabiskan waktunya dengan tidur. Jadi baju bayi terusan ini pilihan yang tepat karena dapat membuat bayi merasa nyaman. Untuk model baju bayi terusan ini, sebaiknya pilih dengan kancing hanya dibagian depan saja. Sehingga dapat memudahkan bunda ketika mengganti baju bayi tanpa harus menariknya. Untuk baju bayi ini, ada baiknya bunda menyediakan 5 – 7 potong.

  • Kaos

Untuk jenis baju bayi kaos ini, pilih kaos dengan rongga leher yang leher atau punya kancing pada bagian depan leher dan pundak. Sehingga jika ingin diganti, baju bayi kaos ini melewati bagian kepala bayi dengan mudah. Pastikan juga bunda menyediakan 5 – 7 potong sebagai cadangan.

  • Baju Bayi Luaran

Baju Bayi luaran ini bisa seperti sweater, jaket, cardigan yang nyaman bahannya. Pastikan juga baju bayi luaran ini bisa dipakai dan juga dilepas dengan resleting atau kancing yang ada di bagian depan. Untuk baju bayi luaran ini, beli ukuran yang lebih besar dari tubuh si bayi. Gunakan juga hoodie di saat musim dingin untuk melindungi bagian kepala. Untuk jenis baju bayi luaran ini, bunda sediakan lebih sekitar 5 potong.

  • Celana Bayi

Untuk jenis celanan bayi, pastikan pilih celanan dengan pinggang karet. Di mana pinggang karet ini bisa dipakai dan juga melar jika bayi bertambah besar badannya. Untuk legging atau celana bayi ini, bunda juga harus menyediakan 5-7 potong.

  • Kaus Kaki

Ketika bayi mulai belajar berjalan diatas permukaan yang licin seperti lantai keramik, baiknya berikan kaus kaki dengan alas dari bahan karet.

  • Baju Bayi Untuk Tidur

Untuk baju bayi yang digunakan untuk tidur, pertimbangkan hal kenyamanan, keamanan, dan praktis tidak baju tidur bayi tersebut digunakan. Hindari model yang rumit dan juga menyulitkan ketika menggunakan dan mengganti nya.

Nah bunda, pastikan semua jenis baju bayi di atas telah ada dalam lemari si bayi. Baiknya dipersiapkan semua baju bayi setelah proses kelahiran. –apuy-