Cara Antisipasi Efek Negatif Penggunaan TV Kabel

Cara Antisipasi Efek Negatif Penggunaan TV KabelPerkembangan zaman khususnya kemajuan di dunia teknologi informasi membuat masyarakat menjadi ketergantungan dan menginginkan semua hal menjadi praktis dan mudah. Ini tentu akan membnuat efek negatif akan menjadi lebih dominan, apalagi ketika itu terdapat pada anak-anak yang usia nya masih tergolong muda. Seperti contoh nya layanan tv kabel yang kini menjadi sebuah kebutuhan hidup yang tergolong harus dipenuhi.

Jaringan TV Kabel diperluas Karena Tinggi Permintaan Layanan

Melihat minat dan ketertarikan masyarakat akan layanan ini, maka perusahaan tv kabel tentu akan mengambil inisiatif untuk memperluas jaringannya. Seperti membuka jaringan baru di kota-kota atau wilayah-wilayah pelosok yang memang belum terjangkau. Untuk layanan tv kabel ini sendiri, kini masyarakat yang ada di kota besar seperti Jakarta bahkan kota-kota kecil sudah bisa menikmati layanan tv berlangganan ini seperti tv kabel Pekalongan yang baru-baru ini menjadi salah satu wilayah baru dari jaringan pemasaran layanan tv kabel salah satu perusahaan tv kabel Indonesia.

Efek Negatif Menonton Program TV Kabel Berlebihan

Semua hal baik itu mau sebuah produk, jasa dan hal-hal lain tentu ada efek positif dan juga efek negatif. Ini tidak bisa dipungkiri, ini juga termasuk untuk layanan tv kabel. Di samping efek positifnya, ternyata layanan tv kabel pun mempunyai efek negatif. Apa saja efek negatif dari penggunaan tv kabel ?

  • Adegan banyak yang tidak disensor

Yang kita ketahui bahwa dengan ikut layanan tv kabel ini, maka kita akan bisa menikmati siaran atau program-program ( film, konser music, serial tv, dan lain-lain) baik yang lokal maupun internasional. Nah, secara garis besar, tv kabel akan cenderung akan memberikan keleluasaan untuk beberapa adegan yang tidak baik dan tidak patut dipertontonkan khususnya untuk anak-anak contohnya saja adegan percintaan maupun kekerasan.

  • Tidak tahu akan dunia luar (autis)

Selain itu, banyaknya layanan siaran televisi yang bisa disaksikan dengan layanan tv kabel ini membuat para orang tua khususnya kaum ibu khawatir. Para ibu khawatir dan takut jika anak-anaknya nanti malah menjadi ketagihan bahkan menjadi anak autis, dikarenakan tidak bergaul dengan teman-teman nya di luar lingkungan rumah hanya karena takut ketinggalan acara yang disukainya. Para ibu takut tumbuh kembang si anak akan menjadi kurang bagus, sehingga alasan ini menjadi para ibu merasa agak keberatan jika mengikuti produk layanan tv kabel.

  • Menjadikan anak malas belajar

Dari terlalu seringnya menonton siaran-siaran yang diberikan oleh layanan tv kabel, ini mampu membuat anak-anak menjadi malas untuk belajar. Tentu ini sangat tidak baik, di mana seharusnya sebagaian waktu dari anak-anak dipergunakan untuk belajar malah hanya dipergunakan untuk hal yang sia-sia.

Meminimalisai Efek Negatif Penggunaan TV Kabel Berlebihan

Tentu perusahaan tv kabel sudah sangat paham akan kekhawatiran para orang tua khususnya bagi para Ibu yang takut anak-anak nya akan menjadi menurun prestasinya di sekolah. Oleh karena itu, ada beberapa Cara Antisipasi Efek Negatif Penggunaan TV Kabel yang sudah dipersiapkan oleh perusahaan dan bisa dibantu oleh para orang tua sehari-hari.

  • Memberikan hak penuh pengguna untuk memilih program televisi

Untuk bisa meminimalisasi efek negatif tersebut, maka perusahaan akan memberikan hak penuh kepada setiap pengguna layanan tv kabel untuk memilih acara-acara apa saja yang akan bisa dinikmati nanti. Biasanya proses ini akan dilakukan sebelum menentukan paket layanan tv kabel mana yang akan diambil oleh para pengguna.

  • Bisa melakukan pembatasan akses pada program-program tertentu

Pihak perusahaan yang menyediakan layanan tv kabel ini bukan hanya memberikan keleluasaan dalam memilih acara dan program tv yang akan dinonton nanti. Akan tetapi pengguna akan diberikan user dan password untuk bisa membatasi setiap program atau acara yang memang tidak boleh di tonton oleh anak-anak.

  • Membatasi waktu menonton anak

Cara yang bisa ditempuh oleh orang tua adalah dengan membatas awaktu menonton si anak. Misalkan saja membolehkan anak-anak menonton siaran tv kabel tersebut ketika sore hari saja, karena waktu malam digunakan untuk belajar. Lalu usahakan untuk membebaskan anak untuk menonton di waktu hari libur (minggu).

Layanan tv kabel memang sangat bagus, namun tetap harus bisa dikontrol waktu menontonnya dan tidak berlebihan untuk mencegah semua efek negatif yang bisa ditimbulkan. -apuy-

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s