Tips Mengajarkan dan Mengembangkan Bakat Anak

Tips Mengajarkan dan Mengembangkan Bakat AnakBakat atau keterampilan seseorang merupakan anugerah yang diberikan oleh Tuhan sejak lahir. Bakat yang diberikan tentu pasti akan berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya seperti bakat melukis, fotografi, bermain alat musik, olahraga dan masih banyak lagi. Namun tidak semua orang menyadari dan cenderung menyepelekan bakat yang ada pada dirinya, oleh karena itu butuh cara dalam mengetahui dan mengembangkan bakat tersebut.

Memang dan mengajarkan dan mengembangkan bakat seseorang akan lebih optimal ketika dilakukan pada usia kanak-kanak. Pada saat usia belia, justru para orang tua akan jauh lebih mudah mengenalkan dan melihat bakat dari anak tersebut. Bahkan demi untuk mengembangkan bakat yang dimiliki anak, para orang tua rela untuk mengeluarkan uang untuk memberikan ruang untuk si anak dalam mengetahui dan mengembangkan bakatnya seperti mengikuti les atau kursus tambahan di luar jam sekolah.

Kondisi sekarang justru ada para orang tua yang terkadang mengikutsertakan anak-anaknya lebih dari satu kursus bahkan bisa mencapai 2-3 kursus dalam 1 minggu. Ini tentu membuat banyak anak yang justru kewalahan dan menghilangkang waktu bermainnya. Padahal waktu bermain juga bisa berguna untuk melatih otak dan kreatifitas sang anak itu sendiri. Nah, berikut ini ada tips mengajarkan dan mengembangkan bakat anak yang bisa diterapkan oleh para orang tua kepada para buah hatinya.

  • Coba kenali apa bakat si anak.

Sudah menjadi kewajiban untuk bisa mendidik dan mengarahkan si buah hati menjadi anak yang berbakat dan kompeten dalam berbagai jenis bakat. Namun akan menjadi lebih baik jika sedari dini para oran tua tahu apa saja bakat yang mereka miliki dan bantu untuk lebih mengenali bakat mereka, sehingga kita tahu langkah apa yang dilakukan kedepannya.

Selalu berusaha memberikan pengertian apa saja yang mereka tanyakan mengenai bakat si buah hati. Jika suka pada satu bidang seperti musik, maka kenalkanlah semua hal mengenai musik seperti jenis alat musik, cara memainkannya, dan informasi lainnya namun tetap menggunakan bahasa yang bisa mereka pahami.

  • Berikan pengertian sekaligus dorongan kepada si anak untuk terus mengasah dan melatih bakat yang mereka miliki.

Jika si anak sudah bisa tahu potensi dalam dirinya, maka langkah selanjutnya mulailah ajak untuk mengikuti les atau kursusnya. Berikan pengertian dan juga motivasi si anak untuk rajin berlatih dan mengasah kemampuan atas bakat yang mereka miliki tersebut.

  • Selalu berusaha bertanya untuk tahu apa yang menjadi keinginan mereka.

Sebelum memasukkan ke kursus atau les, maka lebih baik untuk menanyakan kepada si anak apakah mereka setuju untuk mengikuti kursus tersebut. Jika si anak mengiyakan, maka segera daftarkan ke tempat les yang Anda inginkan. Namun jika tidak setuju, maka jangan sesekali memaksakan kehendak dan lebih baik tanyakan kepada mereka apa yang sebenarnya diinginkan.

  • Pastikan anak bebas memilih.

Bersikaplah demokratis kepada anak jika anak telah menentukan pilihan bakat yang mereka inginkan. Justru dengan bersikap demoktrasi, si anak justru akan lebih termotivasi untuk berlatih secara maksimal. Namun ketika si anak dalam kondisi malas, maka beri pengertian kepada mereka bahwa itu merupakan pilihan mereka sendiri dan harus bertanggung jawab sehingga di kemudian hari mereka tidak menyesal.

Semoga artikel ini bisa membantu para orang tua dalam usaha mengenalkan dan juga mengembangkan bakat anak demi masa depannya kelak. -apuy-

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s