5 Faktor yang Bisa Membuat KPR Disetujui Bank

Pada saat mengajukan KPR kepada bank, tentunya Anda semua menginginkan pengajuan yang dilakukan langsung diterima dan disetujui oleh pihak bank. Benar, kan? Namun, dikarenakan tidak mengetahui beberapa faktor penting yang telah ditetapkan oleh bank, membuat pengajuan Anda pun akhirnya ditolak mentah-mentah. Tenang, jika Anda mengalami kejadian yang seperti ini, Anda tidak harus berkecil hati bahkan bersedih. Sebab, sekarang ini sudah banyak tips yang bisa Anda pelajari sebelum diadakannya pengajuan KPR ini. Dan, penting untuk diingat, ketika mengajukan KPR ini alangkah baiknya Anda bertanya terlebih dahulu apakah bank memberikan perlindungan asuransi termasuk di dalamnya asuransi kebakaran.

kpr-disetujui-bank

Berikut beberapa tips maupun faktor yang bisa membuat KPR atau kredit pemilikian rumah Anda disetujui oleh bank. Mari, disimak ulasannya di bawah ini:

  1. Melengkapi semua dokumen. Supaya pengajuan KPR disetujui bank, yang pertama kali harus Anda lakukan adalah melengkapi semua dokumen yang telah disyaratkan untuk mengajukan KPR. Adanya kelengkapan dokumen ini, tentu saja nantinya akan semakin mempermudah Anda saat melakukan pengajuan KPR kepada bank. Tidak hanya itu saja, dengan dilengkapinya semua dokumen ini, akan membuat pihak bank yakin apabila Anda bersungguh-sungguh mengajukan pinjaman untuk rumah melalui kredit KPR.
  2. Mempunyai riwayat pendapatan yang selalu meningkat selama tiga bulan terakhir. Memiliki riwayat pendapatan yang selalu meningkat selama tiga bulan terakhir, ternyata juga sangat penting ketika Anda mengajukan KPR. Mengapa? Yup, hal ini dikarenakan bank akan melihat apakah nasabah yang meminjamkan uang mampu atau tidak membayar angsuran setiap bulannya.
  3. Jangan membeli rumah yang tidak sesuai dengan pendapatan. Sebaiknya, ketika Anda meminjamkan uang kepada bank, Anda jangan membeli rumah yang tidak sesuai dengan pendapatan yang Anda miliki. Sebisa mungkin, Anda harus memperkirakan berapa uang yang bisa Anda keluarkan untuk membayar kredit KPR. Apalagi, jika Anda menggunakan produk keuangan lain yang membutuhkan biaya rutin setiap bulannya. Misalnya, berbagai jenis asuransi yang umum digunakan perempuan maupun pria. Artinya, Anda harus memperhitungkan baik-baik sebelum menentukan besar cicilan KPR Anda.
  4. Tidak mempunyai riwayat buruk ketika kredit. Apabila Anda pernah bahkan sering melakukan kredit, baik itu kredit kendaraan bermotor, property, dan lainnya, maka alangkah baiknya Anda jangan sampai menunggak. Kenapa? Ya, jika Anda pernah menunggak dan mempunyai riwayat buruk yang berkaitan dengan kredit, akan mempersulit Anda nantinya saat pengajuan KPR. Terkadang, banyak pula pihak bank yang mempersalahkan hal ini, dan tidak menutup kemungkinan bank tidak akan memberikan pinjamannya.
  5. Menghitung angsuran yang akan dibayar. Menghitung angsuran yang akan dibayar pada saat pengajuan KPR ini, juga sangat patut Anda lakukan. Dikarenakan, Jika Anda sudah melakukan perhitungan, tentunya Anda mengetahui berapa uang yang harus dikeluarkan setiap bulannya.

Bagaimana? Mudah sekali bukan, hal yang harus dipelajari sebelum mengajukan KPR kepada bank? –SH–

Advertisements